Selamat Jalan Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Adil Al-Haqqani

Shaykh-Nzaim_07052014

Inna lillahi wa inna ilayhi raji’uun, ulama Pimpinan Naqsyabandiyah Nadzimiyyah Syaikh Nazim Adil Haqqani meninggal dunia tanggal 7/05/2014, semoga segala amal ibadahnya diterima dan di maafkan segala kesalahannya oleh Allah subhanahu wa ta’ala, amin.

Beliau dilahirkan di Larnaca, Siprus, pada hari Minggu, tanggal 23 April 1922 – atau 26 Shaban 1340 H. Dari sisi ayah, beliau adalah keturunan Abdul Qadir Jailani, pendiri thariqat Qadiriah. Dari sisi ibunya, beliau adalah keturunan Jalaluddin Rumi, pendiri thariqat Mawlawiyyah, yang juga merupakan keturunan Hassan-Hussein (as ) cucu Nabi Muhammad saw. Selama masa kanak-kanak di Siprus, beliau selalu duduk bersama kakeknya, salah seorang syaikh thariqat Qadiriah untuk belajar spiritualitas dan disiplin. Tanda-tanda luar biasa telah nampak pada syaikh Nazim kecil, tingkah lakunya sempurna. Tidak pernah berselisih dengan siapapun, beliau selalu tersenyum dan sabar. Kedua kakek dari pihak ayah dan ibunya melatih beliau pada jalan spiritual.

Telah tersebut dalam kitab Shahih dari Abdullah bin Amru, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam pernah bersabda, “Sesungguhnya ilmu agama tidak ditarik dengan mencabutnya dari manusia. Akan tetapi, ilmu tersebut ditarik dengan diwafatkan-Nya para ulama. Hingga apabila tidak ada lagi ulama, maka manusia mengambil para pemimpin dari orang-orang yang bodoh, dimana mereka ditanya lalu memberikan fatwa tanpa ilmu. Mereka pun tersesat dan menyesatkan.”15
_________________________________

15.Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam al Bukhari, Jilid 1 hadits nomor 100. Juga oleh Imam Muslim, Jilid 4 bab Ilmu hadits nomor 13. Diriwayatkan pula oleh at Tirmidzi, Jilid 5 hadits nomor 2652. Juga oleh Ibnu Majah, Jilid 1 hadits nomor 52. Dan Imam Ahmad Jilid 2 hal 16.