Mentaati Perintah Kewajiban Zakat Maal Dengan Yang Murni

Stempel-Sultan-Pagaruyung

Dalam catatan fikih nishab zakat yang didasarkan kepada tradisi terdahulu diketahui bahwa nishab zakat emas adalah 89 , 91 dan 93 gram sedangkan nishab zakat 85 gram adalah fikih zakat kontemporer dari pendapat Muhammad Bin Shalih Al Utsaimin dan Dr Yusuf Qardhawi, Fiqh al-Zakah, jilid I. Mereka berdua menyamakan uang kertas dengan dinar dan dirham.

Sumber nishab zakat 93 gram lihat Ibn Qayyim al Jawziyyah, Zad al Ma’ad fi Hadyi Khayr al’ibad (Makkah: al-Maktabah al-‘ilmiyyah) jilid I, hh 147-148. Sumber nishab 89 gram lihat Al Isyadat-us Saniyah fi al ahkam il Fiqiyah, bahagian ke-2 halaman 157).

Baik fikih zakat dalam catatan tradisi dan fikih zakat kontemporer menyatakan fikih zakat emas yang dihitung adalah emas murni (paling murni) dengan kewajiban sebesar 20 Dinar (mitsqal), dan telah mencapai haul (1 tahun).

Imam Asy-Syafi’i dalam Kitab Al-Umm, Volume 2, halaman 40, menyebutkan bahwa tidak ada ikhtilaf tentang kewajiban menerapkan Dinar dan Dirham. Imam Asy-Syafi’I berkata: Tidak ada perbedaan pendapat (ikhtilaf) bahwasanya Dalam Zakat Emas itu adalah 20 Mitsqal (20 Dinar)”.

Selanjutnya disyaratkan bahwa senisab emas dan perak yang ia miliki sudah genap setahun dan kedua-duanya adalah murni. Jadi tidak wajib zakat pada emas dan perak yang campur (dengan logam lain) sampai yang murni dari emas mencapai 20 mitsqal, dan yang murni dari perak mencapai 200 dirham. Dari penjelasan bab zakat dapat diketahui bahwa dinar dan dirham haruslah dengan kadar murni atau terbaik.

Pendapat yang menyatakan bahwa dinar adalah tidak murni (91.7) tentu menyelisihi dan tidak mengikuti 4 madzhab yang mutabar, pendapat ini sangat lemah karena tidak berdasarkan kepada nash-nash syar’i. Karena persoalan timbul dan rumit adalah saat ini ada dinar tidak murni seperti Dinar 4.25 gram (91.7) langsung dipukul rata dan dikeluarkan zakatnya setelah 20 dinar dari mithqal tersebut. Hal ini menabrak banyak kaidah dan haditsnya, selengkapnya silahkan baca, Kembalikan Dinar Murni, Penjelasan Nishab Zakat Mal Dan Mithqal

Kewajiban zakat tentu tetap harus dilaksanakan sebagaimana mestinya, lalu apa yang harus kita lakukan, silahkan Download Newsletter Perintah Berzakat Dengan Yang Murni #dinardirham #islamtanpariba