Arti Kemerdekaan Bagi Buya Hamka dan Kita

Indonesia sebentar lagi akan merayakan kemerdekaannya. Mengecap 69 tahun kemerdekaannya.69 tahun ini mengingatkan untuk berkaca kembali, apa makna kemerdekaan bagi kita? Apa harga yang harus dibayar untuk kemerdekaan yang kita rasakan saat ini? Memutar kembali

Islam Sebagai Dasar Negara, Seruan Sunyi Seorang Ulama

Buku ini tipis. tak sampai 44 halaman. Namun perannya menjadi penting. Ia menjadi sebuah mata rantai sejarah yang hilang. Kepingan teka-teki yang terkubur. Apa sebab? Sajian utama buku ini adalah sebuah pidato Ki Bagus

Buya Hamka, Ketika Air Tuba Dibalas Air Susu

“Bila aku mati kelak, minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku.” Di sepetak ruang. Di sudut lorong-lorong gelap, berkelok, tak tahu di mana ujungnya. Ruangan itu tak kalah gelap. Hanya cahaya dari balik jendela

Segenggam Maaf Hamka Untuk Yamin

Tatapannya begitu tenang. Tak ada rasa benci di sana. Tak ada dendam. Hamka benar-benar menjalani kehidupan dengan lapang dada. Sebelum wafatnya Soekarno (baca tulisan JIB: Buya Hamka, Ketika Air Tuba dibalas Air Susu) , seorang tokoh

Mengembalikan Piagam Madinah Dan Kehidupan

Piagam Madinah (Shahifatul Madinah) juga dikenal dengan sebutan Konstitusi Madinah, ialah sebuah dokumen yang disusun oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam, yang merupakan suatu perjanjian formal antara dirinya dengan bani dan kaum-kaum penting di